10 Ribu Fotomu Yang Pertama, Yang Paling Jelek

10 Ribu Fotomu Yang Pertama, Yang Paling Jelek
Entah kucing siapa – 2016

“Your first 10000 photographs are your worst” ~ Henri Cartier Bresson

Dalam bahasa Indonesia diterjemahkan “10 ribu fotomu yang pertama, yang paling jelek”.

Harap dipercaya karena yang mengatakan bukanlah orang sembarangan. Yang berkata demikian itu bapaknya “fotografi jalanan” atau “street photography”, jadi baiknya sih dipercaya saja. Gimanapun dia punya pengalaman, pengetahuan, dan juga sudah terbukti kemampuannya.

Buktinya dia bisa terkenal dan dijuluki “nenek moyang” fotografi jalanan. Iya ndak?

Cuma, kalau saya sih pilih tidak percaya. Rasanya kurang tepat banget pernyataannya.

Bukan apa-apa. Sampai sekarang, kamera digital saya sudah ganti dua kali.. eh tiga kali, dari smartphone, prosumer, dan sekarang DSLR (APS-C).

Nah, disitu masalahnya. Secara total, rasanya sudah lebih dari puluhan ribu kali, bukan cuma sepuluh ribu foto saja, yang sudah saya buat.

Tetapi.. herannya, tetap saja hasil fotonya kok yah tetap JELEK.

Padahal, kalau mengikuti pernyataan sang mbah fotografi itu tadi, seharusnya masa itu sudah terlewati dan foto saja sudah bagus. Kenyataannya, ya tetap saja jelek dan tidak jadi bagus.

(Edisi lagi sebal sama diri sendiri saat tahu bahwa Microsoft One Note itu sangat membantu buat seorang blogger. Di depan laptop, malam Jum’at yang entah Kliwon atau bukan, tanggal 18 Juli 2019, entah tanggalan Jawanya berapa. Jam 21.52, menunggu mata mengantuk)

4 thoughts on “10 Ribu Fotomu Yang Pertama, Yang Paling Jelek”

  1. Mungkin maksudnya om Henri Cartier tuh yang pertama super duper juelek, yang ke dua jelek banget, yang ke tiga jelek gitu deh, yang ke empat haduh jelek, yang ke lima jelek saja dan seterusnyaaa. Jadi harus tunggu sampai 100 ribu untuk melewati fase foto jelek~ tapi kalau saya sendiri nggak percaya, soalnya menurut saya semua foto bagus, hahahaha dan foto-foto di blog ini pun bagus 😀

    Reply

Leave a Comment