Sarapan Pagi : Hilangkan Rasa Malas

Hari Sabtu, saatnya leyeh-leyeh dan bermalas-malasan. Biasanya saya begitu.

Cuma, pagi ini, saya melakukan hal yang berbeda. Meskipun bangun agak siang dari biasanya di hari kerja, pagi ini saya langsung turun dan kemudian melakukan “sarapan pagi“.

Bukan makan bubur atau nasi uduk dan sejenisnya. Setelah minum segelas air putih, saya langsung menuju taman kecil depan rumah. Kebetulan ada satu karung media tanam yang belum terpakai.

Langsung saya sebarkan ke beberapa bagian yang menurut saya kekurangan media tanam.

Dalam 10-15 menit sarapan pertama ini selesai.

Kemudian, saya melanjutkan dengan menyirami tanaman yang ada. Cuaca panas luar biasa belakangan ini terlihat memang membuat banyak tanaman yang layu, kekeringan, dan cokelat.

Hanya helaan nafas yang ada karena meski sudah lumayan rutin disiram, tetapi tanaman-tanaman yang ada terlihat tidak mampu bertahan dari sengatan panas. Hanya si Krokot, Portulaca oleracea L yang terlihat segar dan bahkan mengeluarkan bunga.

Krokot – Portulaca oleracea L

Cukup menghibur sekali di suasana “panas”.

Setidaknya, kehadirannya membuat “sarapan pagi” hari ini terasa bermanfaat dan tidak sia-sia. Walapun sebenarnya tidak sia-sia sama sekali.

Kebiasaan malas agak terkikis dan semangat menulis seperti terbangun kembali.

Buktinya, ini tulisan hasil pagi ini.

Bogor, 10.04

Leave a Comment