Satu Lagi, RIP Kawan Lamaku

Terus terang, saya tidak tahu harus bertindak bagaimana ketika menerima kabar, seorang kawan lama, teman semasa SMA dulu berpulang ke Rahmatullah kemarin.

Saat menerima kabar via Whatsapp, saya hanya bisa mengucapkan innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Itu saja.

Penumpang Commuter Line di peron stasiun Gondangdia 26 Nopember 2025

Tidak bisa lebih dari itu.

Kami sudah lama tidak bertemu. Bahkan, saya tidak begitu ingat apakah dia hadir pada acara Reuni 35 tahun Angkatan 89 SMA Negeri 1 Bogor, 7 Desember 2024 yang lalu.

Mungkin karena sudah terlalu lama berpisah, “ikatan” kami sebagai kawan sudah memudar, sehingga saya tidak merasakan banyak hal. Jadi, hanya kalimat doa singkat itu saja yang tercetus dan terucap.

Saya juga tidak mau terlalu terlibat dalam percakapan tentang kepergian kawan tersebut di grup WA alumni kelas yang penuh dengan berbagai ucapan doa. Bagi saya, doa tidak perlu diucapkan di sebuah grup wa dan tidak perlu orang lain tahu bahwa saya berdoa.

Hanya satu hal lagi yang muncul di kepala. Selalu begitu setiap mendengar ada kawan lama wafat.

Satu lagi “pergi”.

RIP Kawan Lamaku! Selamat beristirahat dan semoga amal ibadahmu diterima oleh NYA. Juga semoga segala dosamu diampuni.

Leave a Comment