Berbuat Baiklah Karena Kamu Orang Baik

Itulah pesan yang selalu dikatakan almarhum ibunda tercinta kepada saya. Perkataan itu selalu terngiang, “Berbuatlah baik karena kamu orang baik

Pesannya sederhana sekali, tetapi bagi saya sendiri, maknanya sangat mendalam.

Ia mengajarkan dari perkataannya bahwa “Perbuatan baikmu, haruslah datang dari hatimu sendiri. Bukan karena orang lain baik kepadamu. Bukan karena kamu mengharapkan sesuatu. Bukan juga karena kamu terpaksa melakukannya

Jika kamu berbuat baik karena orang lain berbuat baik kepadamu, maka situasinya seperti berdagang kebaikan.

Jika kamu berbuat baik kepada orang lain karena mengharapkan sesuatu, berarti kamu tidak tulus dan berpamrih, serta punya maksud tersembunyi.

Jika kamu berbuat baik karena terpaksa, berarti kamu sedang menjilat orang yang memaksamu.

Tapi, jika kamu berbuat baik karena hatimu mengatakan demikian, maka kamu memang dasarnya orang baik.

Pemikiran yang mendorong saya, sampai sekarang ini pun, bahkan tidak mau memikirkan tentang “pahala” ketika memberikan sesuatu kepada orang lain, termasuk pengemis sekalipun.

Saya tidak mau berdagang dan berpamrih dalam hal ini. Bahkan, kalaupun kata orang ganjarannya pahala, saya tidak mau memikirkannya. Bukan urusan saya membahas hal itu.

Karena, yang saya tahu dari pesan ibunda adalah saya harus berusaha iklas seiklas iklasnya ketika melakukan sesuatu.

Pelajaran yang terdengar mudah dilakukan, tetapi membutuhkan seumur hidup saya setidaknya untuk bisa terbebas dari berbagai keinginan akan pamrih tadi.

Saya ingin menjadi “orang baik” seperti yang diinginkan oleh ibunda dari anak laki-laki satu-satunya.

Jakarta, 15.54

Leave a Comment