Jadul

Memang. Saya orang jadul.

Kalendar Masehi atau Gregorian menunjukkan bahwa saya akan segera mencapai angka 53 tahun. Jadi, memang tidak salah kalau gaya, cara berbicara saya, dan banyak hal lainnya menunjukkan bahwa saya memang produk jadul, alias jaman dulu.

Namun, kenyataannya banyak sekali pemikiran yang saya lontarkan, yang seharusnya keluaran produk jadul masih bisa membuat orang, bahkan pemuda masa kini, merasa dirinya tidak bisa mengikuti saya

.Padahal, banyak dari mereka yang usianya 1/2 dari jumlah usia yang saya miliki.

Mungkin, karena hanya gaya dan cara berbicara saja yang masuk kategori jadul, tetapi otak dan pikiran saya terus terasah dan uptodate dengan situasi terkini.

Maybe, meski saya tidak tahu pasti yang mana alasan yang tepat, yang saya tahu dengan pasti saya produk jadul, meski belum kedaluwarsa.

(Jakarta, 16 Agustus 2023 – Ketika niat untuk kembali ngeblog melanda, tetapi rasa malas masih bercokol)

Leave a Comment