Mau One Day One Post Susah Banget

Rencananya memang, di blog ini saya mau menerapkan “setidaknya”, One Day One Post alias posting setidaknya sehari sekali.

Cuma, apa daya, kayaknya situasi sangat tidak memungkinkan.

Hari Sabtu, 29 Nopember 2025 yang lalu, meski mepet, masih sempat meneluarkan satu posting. Hari itu, padahal saya pergi ke Cafe Tanabumbu yang sejak 2 minggu lalu dikelola LB Digital.

Masih sempat meluangkan waktu sedikit sebelum berangkat ke sana. Tapi hanya satu saja karena sisa harinya dipakai meeting, mengawasi, diskusi, dan sebagainya sampai jam 23.00.

Starling = Starbuck Keliling, Persimpangan Jalan Wahid Hasyim, Jakarta 26 Nopember 2025, sore hari sepulang kerja

Keesokan harinya, Minggu, 30 Nopember, niatnya mau mencoba menulis, tetapi sayang tidak terealisasi.

Badan terasa pegal dan mata masih mengantuk efek dari “1/2 begadang” karena tidur jam 2 pagi. Diskusi membahas hasil di Tanabumbu menyita waktu tidur.

Hasilnya, saya pilih tidur seharian demi memulihkan kondisi badan dan tidak ada satupun posting keluar, di blog manapun.

Jadi, pagi ini, saya sempatkan sebelum mulai bekerja untuk membuat satu tulisan di sini, yaitu cerita tentang kepusingan.

Setidaknya hari ini, saya menulis meski sedikit dan hanya cerita kecil saja (karena saya memang tidak bisa bercerita hal besar).

Leave a Comment