Merekam Kehidupan nan Mundane

Kalau dilihat lagi, foto-foto yang saya pajang belakangan ini, baik di Threads atau di blog ini, hanya foto-foto biasa saja. Tidak ada yang istimewa.

Semuanya hanyalah rekaman kehidupan di jalur yang biasa saya lalui saat berangkat atau pulang kerja. Kalaupun ada sisipan, fotonya berasal dari stok lama di hard disk saja.

Tidak ada yang spesial. Tidak ada foto traveling yang menggambarkan keindahan landscape atau betapa wahnya suatu tempat. Tidak juga ada kemegahan sebuah kota.

Tidak ada juga teknik bokeh, slow shutter, atau apapun. Saya hanya menggunakan Samsung S23 FE saya pada mode auto saja.

Sate Padang, Jalan Johar di depan Mesjid Cut Nyak Dien, 1 Desember 2025, saat pulang kerja

Yang adalah foto-foto sederhana dari kehidupan mundane (biasa) saja.

Contohnya foto di dalam posting ini, dua pembeli sedang membeli sate padang yang saya lihat di depan Mesjid Cut Nyak Dien. Saya memotretnya saat pulang dari kantor menuju stasiun Gondangdia.

Semua adalah hal biasa yang biasa terlihat dalam kehidupan sehari-hari saja.

Mau tahu alasannya? Ya karena hal itu menarik untuk saya, seorang street photographer, yang punya keinginan untuk merekam momen-momen biasa yang terlihat dalam kehidupan saya.

Saya melakukannya untuk diri sendiri, tepatnya untuk menyenangkan hati dan membuang kebosanan karena rutinitas.

Tidak kurang tidak lebih.

Kalau ada yang suka, bagus lah. Kalau ada yang tidak, ya bagus juga. Semua bagus karena saya tidak peduli.

Saya hanya ingin menyenangkan diri sendiri, sekarang.

Leave a Comment